KIAT MEWUJUDKAN KELUARGA SAMARA

 

KIA MERAIH SAMARAT


KIAT MEWUJUDKAN KELUARGA

SAKINAH, MAWADDAH, WAROHMAH

(SAMARA)

 Oleh : Dr.H.Sukarmawan,M.Pd.

Sangat penting bagi setiap individu mengetahui bagaimana cara mewujudkan keluarga samara yang tentunya sangat mudah untuk diucapkan akan tetapi sangat sulit untuk diwujudkan. Akan tetapi, tentu semua orang juga tahu bahwa cita-cita utama seseorang ketika hendak memutuskan untuk berumah tangga yakni membangun keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah. 

Hal tersebut tidak terlepas adanya harapan terkait balutan kebahagian serta keharmonisan yang sesuai tuntunan Islam serta harapan akan rida Allah yang tak putus tercurah. Akan tetapi, kita semua juga tahu bahwa dalam membangun keluarga yang utuh serta langgeng pastinya tidaklah mudah. Dalam kata lain, tentunya untuk mewujudkan tujuan tersebut akan sangat membutuhkan yang namanya perjuangan, istikamah, serta keikhlasan supaya bisa mencapainya. Jangan khawatir, bagi kaum beriman, sesungguhnya Allah sudah menunjukkan jalan untuk mencapai hal tersebut yang bisa juga Anda lakukan dengan mengetahui caranya di bawah ini.

Kiat-Kiat Mewujudkan Keluarga SAMARA

Tidak perlu dipungkiri lagi bahwa di dalam sebuah perjalanan rumah tangga yang tentunya banyak onak dan duri, terkadang membuat kita ragu apakah bisa mewujudkan adanya keluarga yang sakinah mawaddah warahmah atau tidak. Apalagi ketika kesalahpahaman hingga ketidakcocokan yang muncul sedikit saja bisa menjadi pemantik masalah lain yang bisa berujung pada ruwet atau rusaknya hubungan di antara suami istri ketika tidak dikelola dengan baik.

Nah, sudahkah Anda tahu, bahwa di dalam Islam terdapat berbagai macam cara yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah yang mudah diketahui tapi sulit diwujudkan. Apa saja cara mewujudkannya? Simak pembahasan di bawah ini.

 

 

1.    Memilih pasangan yang tepat atau yang sesuai kriteria

Setiap individu pastinya memiliki kriteria tersendiri dalam membangun impiannya untuk bisa memiliki keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Selain itu, tanpa menutup kemungkinan bahwa Anda juga ingin memiliki pasangan yang tepat. Ternyata, memilih pasangan yang tepat sesuai kriteria serta tentunya tidak terlepas dari ajaran agama Islam, bisa mendekatkan Anda dengan terwujudnya keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.

Oleh sebab itu, jangan lupa Anda juga selalu muhasabah diri untuk melakukan evaluasi dan perbaikan serta mintalah kepada Allah untuk diberikan pasangan terbaik yang sama-sama bisa mewujudkan cita-cita keluarga samara. Dengan begitu, Anda bisa mewujudkan impian menjadi keluarga yang harmonis.

2.    Selalu menjaga komunikasi yang baik supaya tumbuh rasa saling percaya, pengertian, serta menghargai.

Cara yang kedua juga tidak kalah penting dengan cara yang pertama dalam membuat seseorang bisa mewujudkan keinginan membentuk keluarga samara. Yakni dengan selalu menjaga komunikasi yang baik sehingga bisa tumbuh adanya rasa saling percaya, tumbuh pengertian yang tepat, dan tentunya saling menghargai.

Oleh sebab itu, jika Anda sudah mulai berada di fase membangun rumah tangga baik masih baru atau sudah lama, jangan lupakan cara satu ini. Pasalnya, komunikasi memiliki dampak yang sangat penting untuk membangun keluarga yang harmonis. Adanya komunikasi yang kurang baik bisa memicu tumbuhnya masalah-masalah baik yang kecil hingga muncul masalah besar yang mengancam keluarga. Sebagai contoh adalah hal yang mungkin sebagian orang anggap sepele seperti tidak saling mengabari satu sama lain. Jika Anda atau pasangan Anda melakukan hal tersebut, bisa jadi memicu adanya kecurigaan yang berlarut-larut sehingga jauh dari kata keharmonisan keluarga. Oleh sebab itu, untuk menghindarinya, jagalah komunikasi yang baik dalam membangun sebuah keluarga.

3.    Selalu mengisi hari-hari penuh kasih-sayang

Cara ketiga yang bisa Anda lakukan untuk turut mewujudkan adanya keluarga yang sakinah mawaddah warahmah adalah dengan selalu mengisi hari-hari yang penuh dengan kasih saying. Apa maksudnya? Hindari kemarahan, kekerasan, maupun hal lain yang bisa membuat salah satu anggota keluarga merasa tersinggung sehingga membuat kehidupan berumah tangga menjadi retak.

Tidak hanya berlaku untuk suami istri saja. Melainkan perlakuan kasih sayang juga wajib Anda salurkan ketika nantinya Anda sudah memiliki buah hati. Didik dan rawat si buah hati dengan kasih sayang supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagai contoh adalah peristiwa yang tentunya tidak diinginkan semua orang. Yakni dengan menanam kemarahan, kebencian, dan tanpa disertai kasih sayang yang tulus, bisa membuat si buah hati tumbuh menjadi anak pembangkang bahkan pemarah juga. Tentu hal tersebut tidak ingin Anda rasakan di dalam membangun sebuah keluarga bukan?

4.    Menjalankan kewajiban dengan penuh tanggung jawab

Hal lain yang tidak boleh Anda lupakan ketika ingin membangun sebuah keluarga yang sakinah mawaddah warahmah adalah menjalankan kewajiban masing-masing anggota keluarga yang tentunya dengan penuh tanggung jawab. Artinya, jangan sampai lalai atau lupa dengan kewajiban sebagai seorang suami, istri, maupun anak jika ingin mewujudkan keluarga yang samara.

Sebagai contoh, sebagai seorang suami tentu sangat ditekankan bisa menafkahi keluarga. Sedangkan istri bisa melayani suami dengan baik. Sementara, untuk anak bisa berbakti dengan kedua orang tua bahkan membantu dengan sebisa mungkin supaya terwujud adanya kehangatan keluarga untuk mencapai samara.

5.    Keluarga dibangun dengan pondasi agama yang kuat

Cara berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk membawa keluarga ke arah sakinah mawaddah warahmah adalah membangun keluarga dengan pondasi agama yang kuat serta semata-mata dilakukan untuk ketakwaan kepada Allah SWT.  Caranya, jangan lupa untuk selalu mengaji. Mengikuti kajian-kajian keagamaan, selalu saling mengingatkan untuk berbuat baik, dan lainnya.

6.    Jangan pernah berhenti bersyukur

Keluarga yang senantiasa selalu mengeluh atau murung tentu akan berbeda tingkat keharmonisannya dengan keluarga yang senantiasa selalu bersyukur. Pasalnya, keluarga yang tidak bersyukur akan cenderung menyalahkan satu sama lain. Akibatnya, keluarga pun jauh dari kehangatan atau keharmonisan yang diinginkan. Oleh sebab itu, supaya hal tersebut tidak terjadi di dalam keluarga Anda, rajin-rajinlah untuk selalu bersyukur. Ingat selalu kenikmatan-kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT untuk keluarga Anda. Jika diberikan ujian, jangan sampai kufur nikmat. Brsabarlah dan yakin bahwa semua pasti ada hikmahnya.

Ketika Anda berhasil melakukan hal tersebut, maka Anda akan didekatkan dan terwujud pula dengan yang namanya keluarga sakinah mawaddah warahmah.

7.    Harus tertanam sikap untuk saling setia

Masing-masing dari suami maupun istri, jika ingin memiliki keluarga yang harmonis atau sakinah mawaddah warahmah, maka harus bisa menanamkan sikap untuk saling setia. Dengan sikap yang saling setia, akan tumbuh kebaikan-kebaikan lain seperti kehangatan di dalam keluarga bisa dirasakan, kepercayaan, dan terhindar dari berbagai macam masalah.

Sementara, cara untuk mewujudkannya bisa Anda lakukan dengan menjaga perasaan pasangan dan senantiasa saling menyangi satu sama lain. Sesekali ungkapkan dengan sebuah kejutan kecil yang bisa membuat pasangan Anda bahagia karena hal tersebut.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan keluarga samara yang kita ketahui memang sangatlah mudah untuk diucapkan tetapi sulit untuk diwujudkan. Akan tetapi, ketika Anda sunggung-sunggung dalam mewujudkannya, pasti akan dibukakan jalan oleh Allah SWT.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONSEP PERNIKAHAN DALAM PANDANGAN ISLAM

NASEHAT INDAH GUNA MENJAGA KEHARM0NISAN DALAM KELUARGA

BERSAMA KELUARGA TERCINTA DI SURGA DUNIA DAN SURGA AKHIRAT