Didik Anakmu dengan Adab, akan Muncul Generasi yang Beradab

 

PENDIDIKAN ADAB

Didik Anakmu dengan Adab, akan Muncul Generasi yang Beradab

(Oleh : Dr.H.Sukarmawan,M.Pd.)

Rasulullah SAW memberikan tuntunan kepada orang tua, khususnya untuk mendidik anak-anaknya dengan adab yang baik.  Anas ra. Meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:

 وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَام : أَكْرِمُوا أَوْلَادَكُمْ وَأَحْسِنُوا آدَابَهُمْ

Muliakanlah anak-anakmu dan perbaikilah adab mereka (HR. Ibnu Majah).

Pendidikan dalam Islam tidak bertujuan melahirkan manusia cerdas saja. Tapi pendidikan Islam mengintegrasikan antara aspek amal hati, amal lisan, dan amal anggota tubuh. Oleh karena itu, mendidik anak tak hanya mendidik raga mereka, tapi juga jiwanya.

Sangat disayangkan jika para pendidik tidak menyadari atau bahkan tidak tahu mengenai urgensi adab dalam pendidikan. Akibatnya pengajaran dan penilaian hanya diukur pada kapasitas intelektual (Kompetensi Akademik) sementara anak tidak beradab. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW :

قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ : مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدَهُ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ.

 “Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama dari pada (pendidikan) Adab yang Baik.” (HR At-Tirmidzi dan Al-Hakim)

Penekanan akan pentingnya Pendidikan Adab yang baik bagi Anak-Anak yang kelak akan menjadi generasi masa depan ini pun menjadi perhatian serius Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hal ini dapat kita lihat dalam Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Perkerti disebutkan alur pembudayaan penerapan Pendidikan Adab agar seorang siswa berbudi pekerti yang luhur. Proses Pendidikan harus menerapkan pembelajaran bagi Peserta Didik dengan  pembiasaan diri berprilaku yang baik berdasarkan pada Adab yang baik sehingga anak atau Peserta Ddidi kelak akan menjadi Manusia atau Insan yang Beradab (Adabul Insan).

Jika Pendidikan Adab dilakukan oleh para Guru/ Pendidik di sekolah dan Orang tua di rumah maka akan terinternalisasi nilai-nilai moral ke dalam sikap dan prilaku anak/ peserta didik sehingga anak/ Peserta Didik akan memiliki sikap dan prilaku yang luhur (berakhlakul karimah) dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam berinteraksi dengan Tuhannya, dengan sesama manusia maupun dengan alam/lingkungan di sekitarnya. Dengan demikian Pendidikan Adab untuk Anak-anak kita yang kelak menjadi generasi masa depan merupakan satu hal yang sangat penting dan bahkan jauh lebih dibutuhkan dalam estafet pembangunan bangsa ini dari pada generasi yang banyak ilmu pengetahuan.   Hal ini senada dengan pernyataan Ibnul Mubarak yang mengatakan ; “Nahnu ilaa qalilin minal adabi ahwaja minna ilaa katsirin minal ‘ilmi.” (Mempunyai adab sedikit lebih kami butuhkan daripada banyak ilmu pengetahuan).

Rasulullah SAW bersabda : Tiada suatu pemberian yang paling baik dari orangtuanya kepada anaknya melebihi dari adab yang baik.”  (al Hadits).

Dalam sabdanya yang lain, Rasulullah menyatakan : “Tiada sesuatu yang paling berat pada timbangan  seorang hamba pada hari kiamat melebihi dari akhlak yang baik.” (HR. Abu Dawud dan Turmudzi).

Bahkan Allah swt menyatkan dengan tegas bahwa manusia yang terbaik adalah yang beriman dan beramal shalih (khoirul bariyyah) dan komunitas yang paling baik  (khairu ummah) adalah yang selalu mengajak kepada al-ma’ruf (kebaikan yang dikenali hati) dan mencegah dari al-nunkar (kejelekan yang diingkari hati). Sebagaimana Firman-Nya:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah Sebaik-baik makhluk.” (QS. Al Bayyinah (98) :7)

Berdasarkan uraian Penulis yang telah mengutip Firman Allah swt dalam  al-Quran dan Hadits Rasulullah SAW, serta perkataan para ulama terkait pentingnya Pendidikan Adab bagi anak-anak maka dapat dipahami bahwa Adab sesungguhnya perwujudan dari kualitas keimanan dan ketaqwaan dalam menjalankan hukum-hukum Allah Subhanahu Wata’ala. Adab bukan sekedar sopan-santun, Etika dan Tata Krama, tetapi Adab menggabungkan amal hati, amal lisan, dan amal anggota tubuh.Mari kita didik anak-anak kita dengan Adab yang baik, niscaya akan muncul Generasi Muda yang Beradab di kemudian hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASEHAT PERNIKAHAN (KADO ISTIMEWA PERTAMA/ FALSAFAH JAWA)

Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah Mengajak Kita Untuk Renungkan Tentang Diri

Tips Jitu Mengatasi Kegalauan Hatimu